Pengertian Backup
Backup ialah suatu tindakan yang dilakukan untuk menciptakan data cadangan. Yang mana data cadangan ini akan dipakai sebagai "cadangan" apabila data utama mengalami masalah/error.
Maksudnya gimana sih? Kok malah tambah resah ya....
Kaprikornus gini. Misal anda punya sebuah kunci rumah. Kunci tersebut hanya anda yang punya, dan hanya ada satu saja yang memilikinya, yaitu anda. Dan suatu ketika kunci rumah tersebut hilang entah kemana. Apa yang akan anda lakukan?
Hanya pasrah, dan berharap kunci sanggup ditemukan...
Tapi insiden semacam ini tidak akan terjadi jikalau anda punya kunci cadangan. Kaprikornus anda punya dua kunci. 1 kunci utama dan 1 kunci cadangan/duplikat. Dan ketika suatu hari kunci utama anda hilang. Maka apa yang akan anda lakukan?
Tidak ada!!! lantaran anda masih mempunyai 1 kunci, yaitu kunci cadangan. Buat apa susah-susah mencari kunci yang hilang jikalau anda masih punya 1 kunci cadangan.
Nah ilustrasi tersebut ialah pola sederhana dari proses Backup.
Kaprikornus kesimpulannya adalah: Backup ialah suatu tindakan yang dilakukan guna menciptakan data cadangan yang akan difungsikan sebagai cadangan apabila terjadi kerusakan atau kehilangan pada data utama.
Perlu anda ketahui bahwa backup mempunyai 2 tujuan yaitu:
A. Mengembalikan data yang telah hilang, sanggup lantaran terhapus, terkena virus, maupun persoalan lainnya.
B. Mengembalikan data ke versi sebelumnya. Misal anda melaksanakan backup pada tahun 2016. Dan ketika ini sudah menginjak tahun 2018, anda punya rencana untuk melihat data apa saja sih yang pernah saya simpan di tahun 2016.
Maka anda melaksanakan restore pada data backup tahun 2016 tersebut. Dan kesudahannya semua data-data anda di tahun 2018 akan digantikan dengan data-data pada tahun 2016.
Alasan Melakukan Backup:
A. ingin melaksanakan install ulang sistem operasi android.
B. Ingin melaksanakan root pada android.
C. Akan melaksanakan flashing pada android.
D. Akan melaksanakan "kembali ke setelan pabrik".
E. Dan masih banyak lagi.
Manfaat Melakukan Backup
1. Merasa Aman
Misal suatu ketika anda ingin melaksanakan install ulang sistem operasi android, maka anda akan lebih merasa kondusif dan nyaman lantaran semua data-data anda sudah di backup dan pastinya kemungkinan data hilang sangatlah sedikit.
Ketika anda selesai melaksanakan install ulang sistem operasi pastinya semua data yang ada akan hilang, kecuali data yang telah anda backup.
Kaprikornus anda tinggal melaksanakan restore atau mengembalikan data-data backup saja. Dan tarrraaa. Data anda masih dalam kondisi sehat wal afiat.
2. Memiliki Cadangan
Seperti yang sudah saya sampaikan, bahwa backup bertugas untuk menciptakan data cadangan, sehingga apabila data utama hilang/rusak maka anda sanggup memakai data cadangan(backup).
3. Mengembalikan Data Lama
Anda sanggup mengembalikan data-data usang anda dan anda sanggup mengaplikasikannya dalam perangkat android anda ketika ini.
4. Data Backup Akan Terus Ada
Data-data yang telah anda backup akan terus ada hingga kapan pun, kecuali kalau di hapus/diganti ya. Ini artinya dengan backup, maka semua data akan menjadi permanen.
5. Dapat Akses Restore Kapan Pun
Apa itu restore? restore ialah cara/proses yang dijalankan untuk mengembalikan data backup. Kaprikornus proses mengembalikan/menggunakan data backup disebut sebagai restore. Hal Istimewa yang ada pada backup adalah, anda sanggup dengan gampang melaksanakan restore kapan pun dan dimana pun, selama anda masih memegang smartphone.
Cara Backup
A. Backup Data Dengan Google Backup
Ini ialah cara Backup termudah yang sanggup anda lakukan. Karena fitur backup ini hampir ada di seluruh jenis dan tipe ponsel ketika ini. Sistem kerja backup ini yaitu, data akan di sinkronisasi ke akun google anda, jadi jikalau anda ingin restore data backup maka anda harus masuk dahulu ke akun google anda.
Untuk lebih jelasnya mengenai cara backup-nya, silahkan disimak ulasan berikut:
1. Masuklah ke setting/pengaturan androidmu.
2. Pada hidangan personal, silahkan cari "Backup & Restore".
3. Kemudian aktifkan "Backup My Data".
4. Lalu kembali ke hidangan setting.
5. Cari hidangan "Account/Akun".
6. Silahkan login ke akun google anda.
7. Kemudian lakukan sinkronisasi dengan Google Backup.
8. Akan tampil daftar data-data apa saja yang sanggup di backup. Silahkan pilih yang sekiranya memang
diperlukan, atau kalau tidak mau pusing silahkan pilih semuanya.
9. Tunggu hingga proses backup selesai.
Perhatian: cara ini hanya sanggup dipakai untuk mem-backup data tertentu saja. Ada beberapa file/data yang tidak sanggup dibackup, diantaranya: game, foto, video, musik, dan aplikasi.
B. Backup Data Android Dengan Aplikasi Easy Backup
1. Download dan install aplikasi easy backup di google play store.
2. Buka aplikasinya.
3. Pilih "Backup" untuk memulai proses backup data.
4. Akan tersedia list/daftar aneka macam jenis aplikasi yang sanggup anda backup. Pilih item apa saja yang
ingin anda backup. Lalu klik OK.
5. Pilih lokasi penyimpanan data backup. Tersedia beberapa jenis lokasi backup, yaitu: kartu sd, gmail, dropbox, google drive, one drive. Pilih yang anda suka. Tapi saya sarankan untuk menentukan kartu sd saja.
6. Lalu pilih lokasi penyimpanan backupnya. Kaprikornus alangkah baiknya anda menciptakan terlebih dahulu folder backup di sd card. Kemudian klik OK.
7. Selanjutnya silahkan berikan nama untuk file backup-nya. Tapi saya sarankan tidak perlu di rubah, lantaran nama file backup sudah otomatis diubahsuaikan dengan waktu pada ketika backup dilakukan. Klik OK.
8. Proses backup akan berjalan, silahkan tunggu.
9. Sampai tahap ini anda sudah berhasil melaksanakan backup.
Lalu bagimana jikalau saya ingin mengembalikan data backup? Berikut caranya:
1. Buka aplikasi easy backup, dan pada menu, pilih "restore"
2. Pilih lokasi daerah anda menyimpan file backup. Jika tadi anda menyimpan filenya di kartu sd, maka silahkan anda pilih kartu sd.
3. Kemudian pilih file backup yang ingin kita restore. Biasanya file backup akan berbentuk zip.
4. Pilih aplikasi apa saja yang ingin kita restore.
5. Pilih aplikasi yang akan kita gunakan untuk menempatkan data kontak, saya sarankan untuk menentukan contact, kemudian klik pada pilihan "just one".
6. Selesai.
C. Cara Backup Data Dengan App Backup & Restore
1. Unduh aplikasi "app backup & restore" di google play store.
2. Buka aplikasinya.
3. Anda akan menjumpai list aplikasi apa saja yang terinstall di hp anda.
4. Pilih aplikasi yang ingin anda backup.
5. Setelah itu pilih "Backup Selected Apps".
6. Setelah itu, aplikasi yang di backup tadi akan secara otomatis berada pada tab "archieved".
7. Selamat, lantaran ketika ini anda sudah berhasil melaksanakan backup.
Nah, kemudian bagimana jikalau saya ingin mengembalikan datanya?
Mudah saja. File backup tadi sanggup anda temukan di sd card pada "folder_app_backup_restore" dan anda sanggup menginstall aplikasinya eksklusif dari folder tersebut. Kelebihan dari proses backup ini adalah, anda tidak harus memakai "app backup & restore" lagi jikalau ingin mengembalikan data.
Karena semua data backup sanggup anda jumpai eksklusif pada sd card. Anda hanya perlu melaksanakan installasi ibarat biasanya dan aplikasi siap digunakan.
D. Cara Backup Data Android Dengan PC
1. Hubungkan android dengan pc.
2. Pilih dan copy semua file android.
3. Buat folder gres di drive D dan beri nama "Backup Android".
4. Paste semua data pada file "Backup Android" tadi.
5. Atau sanggup juga anda mem-backup datanya pada perangkat lain ibarat flashdisk.
6. Selesai.
Berikan pendapatmu mengenai artikel ini di kolom kementar. Tuliskan kritik dan sarannya ya. Jika artikel ini memang benar bermanfaat untuk anda, silahkan anda share artikel ini ke sosial media anda, semoga nantinya sanggup terus dipakai dan bermanfaat bagi orang banyak.
Itu saja yang sanggup saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf dan TERIMAKASIH.
0 comments:
Post a Comment